Rabu, 30 September 2015

ELROY (22)

Bab XXII Sebelumnya Disini Sialan, Anya! Sint*ing dia! Elroy tak henti menyumpah serapah kakaknya dalam hati. Pantas saja kalau Gendis mendadak bersikap aneh, jelas gadis itu memikirkan apa yang dikatakan Anya hingga menjadi seperti ini. “Aw!”...

Kamis, 24 September 2015

ELROY (21)

Bab XXI Sebelumnya Disini “Siapa, El?” Elroy terhenyak. Selama beberapa menit ia terpaku. Kedatangan sosok yang kini berdiri di hadapannya benar- benar mengejutkan. Tak pernah diduga sama sekali ia akan kembali bertemu. “Bukan siapa- siapa, Mam. “ Sahut Elroy tanpa mengalihkan pandangannya....

Minggu, 20 September 2015

ELROY (20)

Bab XX Sebelumnya Disini Elroy terbelalak saat mendapati Bastian dan Gendis berada dalam kamar ibunya. Bagaimana bisa mereka ada di sini? Tanyanya dalam hati. Ia baru saja kembali dari kantin. Setelah berbicara banyak dengan Anya, Elroy memutuskan mengisi perutnya di kantin rumah sakit. Sedangkan...

Kamis, 17 September 2015

ELROY (19)

Bab XIX Sebelumnya Disini Elroy gusar. Sejak tadi ia tak tenang di kursinya. Sekali waktu duduk dengan gelisah di lain waktu berdiri lalu berjalan mondar mandir. Kepalanya berulang kali melongok ke depan pintu kamar kemudian tak lama mendesah kecewa. Sungguh ia kecewa karena mami mengizinkan...

Minggu, 13 September 2015

ELROY (18)

Bab XVIII Sebelumnya Disini “Tidak perlu khawatir, El. Astrid sudah tidak apa- apa. Dia hanya kelelahan.” Elroy menghela nafas lega. Ia memang cukup panic dengan keadaan mami yang tak sadarkan diri. Sungguh, dia teramat takut jika terjadi hal yang buruk pada wanita yang sangat dicintainya...

Kamis, 10 September 2015

ELROY (17)

Bab XVII Sebelumnya Disini Elroy mengerang perlahan saat membuka matanya. Kepalanya terasa pusing. Teramat berat bahkan ia merasa sulit untuk membuka kedua bola matanya. “Minum dulu, El!” El terhenyak. Matanya terbuka seketika. Dan keterkejutan jelas tak dapat disembunyikan saat melihat sosok...

Minggu, 06 September 2015

ELROY (16)

Bab XVI Sebelumnya Disini Elroy baru tiba di kosannya menjelang dini hari. Ia memang tak langsung pulang setelah pergi dari rumah Gendis. Elroy memilih menghabiskan malam di jalanan. Mengelilingi setiap sudut, tanpa perlu mengingat berapa kali ia melakukannya. Cukup baginya merasakan kedinginan...

Kamis, 03 September 2015

ELROY (15)

Bab XV Sebelumnya Disini Malam semakin larut. Namun kedua bola mata Gendis belum sedikitpun terpejam. Gadis itu teramat sulit untuk tidur mala mini. Tubuhnya berulang kali balik kanan atau kiri. Gusar. Sesekali Gendis mendengus kesal lalu tubuhnya ditegakkan dengan mulut mencebik manyun. Ck,...