Minggu, 28 Juni 2015

JEJU IN LOVE

Gambar diambil dari www.dreamersradio.com JEJU IN LOVE “Kamu baik- baik saja?” “Tidak masalah. Oppa tenang saja, aku baik- baik saja.” “Kamu yakin?” “I’m Okay, Oppa. Jangan terlalu mencemaskanku.” “Aku hanya ingin memastikan keadaanmu. Media semakin gencar mencari kita.” “Percayalah padaku,...

ANDARA

Andara Andara mematut bayangan dirinya di depan cermin raksasa seukuran dirinya. Memastikan penampilannya kembali. Dress selulut tanpa lengan berwarna peach terlihat pas membungkus lekuk tubuhnya. Rambut panjang hitam lurusnya di biarkan tergerai menampilkan kesan manis dan menggemaskan. Tak lama...

Kamis, 25 Juni 2015

RAHASIA RANESHA

Rahasia Ranesha Matanya mengerjap beberapa kali. Memastikan pandangannya tak salah. Masih kurang memuaskan, ia mengucek  matanya kembali. Tidak, objeknya tidak berubah itu berarti pandangannya tak salah. Sosok itu benar- benar nyata. Ada dan masih dapat ia kenali.    “Ka…mu?”...

ELROY (6)

Bab VI Sebelumnya Disini “Lo ada apaan sama Gendis?” Elroy mendengus. Ia melirik sinis Bastian yang ada di sebelahnya. Keduanya sudah berada di kelas, namun dosen pengampu mata kuliah belum tiba. Hal ini ternyata dimanfaatkan Bastian untuk menanyakan kejelasan hubungan antara Elroy dan Gendis....

Romansa Puber Kedua (10)

Romansa Puber Kedua (10) Sebelumnya Disini “Mau sampai kapan, Bu?” Tantri mendongak dari layar ponsel yang berada di genggamannya. Ia menemukan Gania tengah bersandar di pintu kamarnya dengan tangan bersidekap di dada. “Loh Mbak, udah sampe?” Tanya Tantri dengan senyum terkembang. Gania...

Sabtu, 20 Juni 2015

ELROY (5)

Bab V Sebelumnya Disini  “Parah lo, El!” Tama berdecak sebal, “Gue bisa abis nih sama Bastian!” Elroy menoleh lalu mengendikkan kedua bahunya. Siapa peduli! “Gila lo! Nggak setia kawan banget sih!” Elroy mendengus. Setia kawan? Sejak kawan ada kata setia di dunia ini. Cih! Bullshit....

Selasa, 16 Juni 2015

Romansa Puber Kedua (9)

Sebelumnya Disini Romansa Puber Kedua (9) Tantri menggigit bibirnya getir. Terbersit pemikiran agar dirinya berbalik dan meninggalkan bangunan di depannya segera dan secepat mungkin. Namun entah mengapa hatinya menolak, langkahnya justru semakin mendekat memasuki pintu masuk. “Selamat siang,...

Romansa Puber Kedua (8)

Sebelumnya Disini Romansa Puber Kedua (8) Haris membalik tubuhnya ke kanan dan kiri berulang kali. Matanya sama sekali tak dapat terpejam. Ia mendengus gusar. Hampir seminggu hal ini terjadi. Sulit tidur. Tidak, tidak hanya tidur tetapi juga semua aktivitasnya berjalan tak seperti biasanya. Pikirannya...

Selasa, 09 Juni 2015

ELROY (4)

Sebelumnya Disini Bab IV    “LAKI- LAKI SIALAN!” “WANITA NGGAK BERGUNA!” “BAJ*NGAN!” “JAL*NG!!” “KAMU BILANG AKU APA? JAL*NG?” “BI*CH!” “JAHAT KAMU, MAS!”  “IYA. BUKANKAH ITU MEMANG DIRIMU?” “MASSSSSSSS!!!!” PRANGGGGGG…....

Romansa Puber Kedua (7)

Romansa Puber Kedua (7) Sebelumnya Disini Gania mengangguk. “Iya, tadi pas aku masuk ada om Haris di depan lagi ngobrol sama Galang.” Sahut gadis itu santai. Ia tak tahu tubuh ibunya yang mendadak menegang dan hatinya yang bergemuruh hebat.Tantri menarik nafas, menormalkan kembali detak jantungnya....

Romansa Puber Kedua (6)

Romansa Puber Kedua (6) Sebelumnya Disini Tantri menghela nafas berat. Ia mengusap wajahnya dengan gusar. Kembalinya Haris benar- benar mengusik hidupnya. Perlahan, kebaikan dan kepedulian lelaki itu membuka kembali romansa kisah mereka. Dan tak dapat dipungkiri Tantri menikmatinya. Apalagi...

Senin, 01 Juni 2015

ELROY (3)

Bab III Sebelumnya Disini “Maaaamiiiiiiii!” Perempuan itu tersenyum saat melihat seorang bocah laki- laki yang berlari menerobos pintu kamarnya dengan teriakan yang cukup nyaring. Masing dengan seragam yang melekat di tubuhnya juga sepatu belum terlepas, bocah itu langsung memeluk dirinya yang...

Romansa Puber Kedua (5)

Sebelumnya Disini Romansa Puber Kedua (5) Haris menatap serius layar monitor didepannya. Sejenak kepalanya manggut- manggut, lalu menggeleng beberapa kali, dan terakhir ia menghela nafas panjang untuk menyingkirkan rasa sesak yang datang tiba- tiba. Sesak? Haris sendiri bingung dengan perasaan...