Jumat, 27 November 2015

GENDIS (9)

Sembilan Sebelumnya Gendis (8) Kantin sudah ramai ketika Gendis tiba. Ia sedikit terlambat karena masih harus menyelesaikan beberapa pekerjaan yang sempat tertunda karena kedatangan Marvin. Ck, kenapa lelaki itu masih ngotot mendekatinya sih? Gendis menggerutu dalam hati. Apa tadi katanya?...

Kamis, 26 November 2015

Yeouido Promise

Yeouido Festival Dari sekian banyak bunga yang tumbuh menjelang musim semi, Sakuralah yang pertama- tama muncul sebagai penanda berakhirnya musim dingin. Jika bunga- bunga lain masih terlena dalam dekapan musim dingin, Sakura sudah bersiap untuk tampil. Cantik, indah dan mempesona saat sakura...

Selasa, 24 November 2015

GENDIS (8)

Delapan Sebelumnya Gendis (7) Debar di hati Gendis tak henti saat mendengar kata- kata yang diucapkan Elroy pada Marvin. Dia melongo bingung untuk beberapa saat. Otaknya mendadak blank, jantungnya berdegup tak beraturan. Bahkan sampai Elroy membawanya masuk kedalam mobil, ia sama sekali tak sadar....

Jumat, 20 November 2015

GENDIS (7)

Tujuh Sebelumnya Gendis (6) Banyak pertanyaan berkelebat di kepala Gendis tentang fakta yang baru diketahuinya. Tetapi dia sadar tak mungkin memaksa Elroy untuk berbicara sekarang. Sampai kapanpun lelaki itu takkan bicara. Tetapi menunggu dia berkata duluan juga sulit. Rasa penasaran akan terus...

Selasa, 17 November 2015

GENDIS (6)

Enam Sebelumnya Gendis (5) Gendis duduk dengah gelisah. Hampir dua puluh menit berlalu, ia dan manusia di hadapannya masih bergeming. Diam, tak bersuara membuat Gendis menggeram kesal. Sungguh ini membuang- buang waktu. Padahal pekerjaan di kantor masing menunggu untuk diselesaikan. Gendis bisa...

Jumat, 13 November 2015

BBM

BBM “Udah siap, Dar?” Aku mengernyit bingung. “Untuk?” “Ulangan Biologi hari ini.” Kerutan di dahiku semakin bertambah. “Biologi? Ulangan?” Tanyaku meyakinkan lagi. Kamila, gadis yang nyaris sebulan ini menjadi teman sebangkuku mengangguk. “Iya. Pak Damrin kan ngadain ulangan hari ini.” What? Mataku...

GENDIS (5)

Lima Sebelumnya Gendis (4) “GENDIS!” Gendis tergagap. Panggilan namanya yang kedua kali menyadarkannya. “Eh, Ta..tama!” “Pas gue ke toilet gue lihat lo sekilas. Awalnya sih sangsi, makanya gue pastiin kemari.” Gendis tersenyum kikuk. “Ternyata beneran lo!” “I..iya!” Tarik nafas Gendis! Bersikap...

Selasa, 10 November 2015

GENDIS (4)

 Empat Sebelumnya Gendis (3) “Lunch?” Gendis mendesah. “Kalau saya menolak juga bapak pasti tetep maksa kan?” “Marvin. Not Bapak. Berasa tua sekali saya.” Gendis mendengus gusar. Setelah beberapa hari ini kiriman bunga datang tak henti di setiap pagi, lalu telepon ajakan makan siang...

Minggu, 08 November 2015

Taksi No. 27

*gambar diambil dari http://www.dphotographer.co.uk Aku terbahak tepat setelah Tasya menyelesaikan ceritanya. Sontak lima kepala menatapku bingung. Tawaku makin menggema saat menyadari ekspresi wajah dari kelimanya. Takut bercampur heran.“Kok lo ketawa sih?” Tasya tak sabar untuk bertanya. “Emang ada...

Sabtu, 07 November 2015

GENDIS (3)

Tiga Sebelumnya Gendis (2) Malam sudah semakin larut, namun mata Gendis masih belum terpejam. Pikirannya sibuk mengelana ke sosok yang hampir bertahun- tahun tidak ditemuinya. Kabar yang disampaikan Bastian benar- benar merusak konsentrasi serta pola tidurnya. Ck, tidur Ndis! Tidur! Teriak...