Rabu, 25 Januari 2017

Selasa, 17 Januari 2017

Sayembara Askar (15)




sebelumnya di sini

Senyum tipis terulas dari bibir Askar sambil menyalami beberapa orang terkenal yang berdiri saat dirinya tiba. Hari ini masing-masing kontestan yang terpilih akan unjuk kebolehan. Dan sesuai janjinya, Askar tak mungkin tak ikut serta dalam proses tersebut. Apalagi ayahnya pun datang. Jadi mustahil baginya jika tak muncul. Toh, ada bonus menjanjikan dengan melihat bakat wanita-wanita cantik ini.

Jumat, 23 Desember 2016

Sayembara Askar (14)




Sebelumnya di sini

“Ni! Agni!”
“Iya, Ma,” sahut Agni dari dalam kamar sebelum kemudian membukakan pintu kamarnya. Tampak Mama tersenyum menatapnya.
“Ada yang nyari,” tutur wanita baya itu. Senyumnya yang makin melebar membuat Agni mengerutkan dahi. Curiga.
“Siapa?”

Jumat, 02 Desember 2016

Sayembara Askar (13)




Sebelumnya di sini 
 
“Mau membangun rumah tangga denganku?”
Tubuh Agni menegang seketika. Matanya terbeliak tak percaya. Namun hanya beberapa detik, sebelum kemudian Askar tertawa terbahak-bahak.
“Ya ampun, Ni! Serius banget. Bercanda lah,” ucapnya santai mengabaikan wajah Agni yang kini mulai memerah.

Minggu, 27 November 2016

Sayembara Askar (12)




sebelumnya di sini 
“Ck, laki-laki dimana-mana sama saja! Centil!”
Tantra menoleh. Ia sedikit tersinggung dengan ucapan Agni. Tadi saat menyadari keberadaan wanita itu, Tantra segera menghampiri dan menarik Agni menjauh dari Meliana juga Gerry. Tantra berpikir keduanya butuh privacy untuk menyelesaikan masalah. Beruntung meski dengan dahi mengerut, Agni tak protes saat dibawanya pergi.

Kamis, 24 November 2016

Sayembara Askar (11)


sebelumnya di sini
“Lo nggak pesan makanan?” tanya Agni saat menyadari di meja Tantra hanya ada secangkir kopi. Tak ada makanan apapun.
Tantra menggeleng. “Ini cukup kok,” jawabnya kemudian.

Minggu, 20 November 2016

Sayembara Askar (10)



sebelumnya di sini
Pagi ini dua wajah yang berbeda. Jika Askar memasang wajah riang karena tahu Agni kembali yang itu berarti dirinya bisa bertemu atau mengajak makan siang bersama, lain hal dengan Tantra, sang asisten. Moodnya memburuk saat mengetahui Salsa akan mengikuti acara yang digagasnya. Bukankah ada kemungkinan Salsa akan bertemu dengan Askar? Dan siapa tahu justru Salsa lah pemenangnya.